Sopir Sedan Mewah BMW i5 Bantah Sengaja Tabrak Lari Ojol di Meruya
Peristiwa tersebut bermula ketika kendaraan roda empat bernomor polisi B 77 NRI itu diduga menyenggol seorang pengemudi ojek online di depan kawasan Universitas Mercu Buana, Meruya Selatan. Bukannya berhenti untuk bertanggung jawab, pengemudi sedan tersebut malah memacu gasnya untuk melarikan diri dari lokasi.
Tindakan itu seketika memicu amarah warga dan komunitas ojek online di sekitar yang langsung melakukan pengejaran secara beramai-ramai. Pelarian pengemudi akhirnya terhenti total setelah mobilnya dikepung dan ban kendaraannya dikempesi warga agar tidak meloloskan diri lagi sebelum petugas kepolisian tiba di tempat kejadian.
Massa yang terlanjur tersulut emosi luapkan kemarahannya dengan merusak bagian bodi hingga menghancurkan kaca jendela bagian belakang mobil mewah tersebut hingga hancur berantakan.
Berikut adalah rekaman interogasi awal di dalam kabin mobil saat pengemudi diamankan oleh warga dari kepungan massa sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian.
Berdasarkan rekaman video berdurasi satu menit saat diinterogasi di dalam kabin kendaraan, pengemudi pria paruh baya tersebut membantah tuduhan bahwa dirinya sengaja melakukan tabrak lari. Ia mengaku kepada warga bahwa dirinya bukan pelaku utama dan terpaksa memacu kendaraannya karena merasa panik serta situasi di sekitar jalan sudah tidak kondusif.
Guna menghindari aksi main hakim sendiri yang lebih anarkis dari massa yang mengepung, pengemudi yang tampak syok tersebut tetap bertahan di dalam kabin mobil sampai aparat Kepolisian Lalu Lintas tiba di tempat kejadian perkara.Saat ini, pengemudi beserta kendaraan sedan mewah yang ringsek pada bagian kaca belakang tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif lebih lanjut guna memastikan kronologi sebenarnya dari insiden lalu lintas tersebut.(Angga)


Posting Komentar