TANJUNG PRIOK MEMBARA: ISO Tank Kontainer Bahan Berbahaya di Terminal NPCT1 Ludes Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi

ISO Tank Container NPCT1 Tanjung Priok Kebakaran
“Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Utara bersama tim internal pelabuhan saat berjibaku menjinakkan api yang membakar ISO tank container di terminal petikemas NPCT1, Cilincing, Senin sore. (Foto: Dok. Istimewa/Gulkarmat)”
JAKARTA FORUM - JAKARTA UTARA, Insiden kebakaran hebat melanda kawasan vital transportasi logistik nasional. Deretan kontainer tangki (ISO tank container) yang dikategorikan berisi bahan kimia berbahaya (Dangerous Goods/DG) di area New Priok Container Terminal One (NPCT1), Pelabuhan Tanjung Priok, Cilincing, Jakarta Utara, ludes dilalap si jago merah pada Senin sore (21/9/2026).

Peristiwa kebakaran yang sempat memicu kepanikan para pekerja pelabuhan ini dikonfirmasi langsung oleh Corporate Planning Manager NPCT1, Christine Margaretha Manasseh, melalui rilis resmi di akun media sosial @npct1.

"NPCT1 mengonfirmasi adanya insiden kebakaran yang melibatkan beberapa unit kontainer Dangerous Goods (DG) di salah satu area terminal. Segera setelah insiden diketahui, tim internal NPCT1 langsung bergerak cepat melakukan penanganan taktis sesuai dengan prosedur keselamatan, keamanan, dan tanggap darurat yang berlaku," ujar Christine dalam keterangan tertulisnya, Senin petang.

Berdasarkan data dari Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, laporan amukan si jago merah pertama kali diterima petugas pada pukul 15.44 WIB. Menanggapi situasi kedaruratan di objek vital tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara langsung menerjunkan kekuatan penuh sebanyak 14 unit armada mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel ke lokasi kejadian.

Operasi pemadaman masif yang dibantu oleh unit mobil pemadam internal pelabuhan berhasil melokalisasi kobaran api pada pukul 16.35 WIB, sebelum akhirnya masuk ke tahap pendinginan total. Pihak manajemen memastikan bahwa penanganan darurat berjalan cepat dan dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihak manajemen NPCT1 menegaskan telah mengerahkan tim investigasi khusus untuk mengusut tuntas kronologi, kondisi di lapangan, serta penyebab utama terjadinya korsleting atau pemicu kebakaran kontainer B3 tersebut.

"Seluruh informasi dan fakta yang berkaitan dengan kejadian ini akan kami verifikasi secara mendalam terlebih dahulu. Hal ini guna memastikan bahwa seluruh informasi yang disampaikan kepada publik nantinya benar-benar akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya," pungkas Christine. (JF/Red)


     

Related

Pelabuhan Tanjung Priok 549217346739271512

Posting Komentar

Twit Terbaru

Total Tayangan Halaman

Follow Us



item