Kawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Puluhan Ribu Buruh Sukses Gelar Aksi Damai di Jakarta Usai Dikawal Ribuan Personel Gabungan
Massa aksi mengusung misi penting, yakni mengawal sekaligus menolak sejumlah pasal krusial dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan. Konsentrasi tuntutan buruh berfokus pada pasal-pasal yang mengatur tentang sistem pengupahan, aturan pemagangan, dan perlindungan terhadap sistem outsourcing (alih daya) agar lebih memihak dan melindungi kesejahteraan pekerja.
Longmarch dari Semanggi Menuju Gedung UOB
Massa buruh mulai berkumpul di titik awal kawasan Semanggi sejak pagi hari. Sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan ribu buruh melakukan longmarch tertib menyusuri koridor Sudirman menuju kawasan Bundaran HI. Guna mengantisipasi kepadatan massa dan menjaga ketertiban umum, aparat kepolisian melakukan barikadePenyekatan tepat di depan Gedung UOB, Jalan MH Thamrin.
Aksi penyampaian pendapat ini mendapatkan pengawalan ketat namun humanis dari pihak kepolisian. Sedikitnya 4.051 personel gabungan diterjunkan ke lapangan untuk memastikan situasi di sekitar lokasi aksi tetap kondusif dan tertib. Akibat adanya pergerakan massa, arus lalu lintas di jalur utama Sudirman-Thamrin sempat dialihkan secara situasional oleh petugas lewat rekayasa arus lalu lintas.
Aksi Simpatik Pembagian Air Mineral oleh Petugas
Menariknya, di tengah cuaca terik ibu kota dan riuhnya orasi, pemandangan simpatik terlihat di sekitar titik aksi. Sejumlah personel kepolisian yang bertugas mengamankan jalannya demonstrasi tampak membagikan air mineral gratis kepada para peserta unjuk rasa.
Aksi humanis ini disambut hangat oleh massa buruh yang sedang menyuarakan aspirasinya di sekitar Gedung UOB. Langkah ini dinilai efektif meredam ketegangan di lapangan dan menjaga suasana demonstrasi tetap dingin serta damai.
Setelah seluruh poin petisi dan aspirasi berhasil disampaikan, massa buruh yang diperkirakan mencapai 50 ribu orang tersebut mulai berangsur-angsur membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 13.45 WIB. Jalur protokol Sudirman-Thamrin pun kembali dapat dilalui kendaraan dengan normal setelah petugas membersihkan sisa ruang aksi.(JF/Anggaa)


Posting Komentar